Minggu, 31 Oktober 2010

PENGERTIAN DAN KONSEP PEMASARAN

PENGERTIAN DAN KONSEP PEMASARAN

 Pengertin pemasaran
Pemasaran merupakan keseluruhan dari pengertian tentang :
• Penjualan
• Perdagangan
• Distribusi
Gambaran tentang pemasaran secara luas dapat diketahui dari definisi yang dikemukukan oleh William J . Stanton berikut ini
Pemasaran adalah sistem keseluruhan dari kegiatan usaha yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga. Mempromosikan, dan mendistribusikan barang dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan kepada pembeli yang ada maupun pembeli potensial
Sebenarnya proses pemasaran itu terjadi atau dimulai jauh sejak sebelum barang-barang diproduksi
 Penciptaan Faedah Bagi Konsumen
Selain pemasaran, kegiatan lain yang dapat menciptakan nilai ekonomi adalah :
• Produksi yang membuat barang-barang
• Konsumsi yang menggunakan barang-barang tersebut
Faedah (utility) adalah kekuatan dari suatu produk atau jasa untuk memuaskan kebutuhan
Perusahaan dapat menciptakan lima macam faedah, yaitu
1. Faedah Waktu
Jadi produk yang ditawarkan harus selalu siap pada saat diperlukan oleh konsumen
2. Faedah Tempat
Jadi, penjual berusaha untuk menentukan lokasi persediaan produknya sedekat mungkin dengan konsumen
3. Faedah Milik
Faedah milik diciptakan dengan memoersiapkan pemindahan hak milik dari penjual kepada pembeli

4. Faedah Informasi
Faedah informasi diciptakan dengan memberikan informasi tentang penawaran suatu produk kepada konsumen
 Konsep Pemasaran
Konsep pemasaran adalah sebuah falsafah bisnis yang menyatakan bahwa pemuasan kebutuhan konsumen merupakan syarat ekonomi dan sosial bagi kelangsungan hidup perusahaan
 Pendekatan Studi Pemasaran
• Pendekatan Serba Fungsi
1. Penjualan
Penjualan ini merupakan fungsi yang paling penting dalam pemasaran karena menjadi tulang punggung kegiatan untuk mencapai pasar yang dituju
2. Pembelian
Fungsi pembelian bertujuan memilih barang-barang yang dibeli untuk dijual atau untuk digunakan dalam perusahaan dengan harga, pelayanan dari penjual dan kualitas produk tertentu
3. Pengangkutan
Pengangkutan merupakan fungsi pemindahan barang dari tempat barang dihasilkan ke tempat barang dikonsumsi
4. Penyimpanan
Penyimpanan merupakan fungsi menyimpan barang-barang pada saat barang selesai diproduksi sampa pada saat barang dikonsumsikan
5. Pembelanjaan
Pembelanjaan adalah fungsi mendapatkan modal dari sumber ekstern guna menyelenggarakan kegiatan pemasaran.
6. Penanggungan Risiko
Penanggungan risiko adalah fungsi dari menghindari dan mengurangi risiko yang berkaitan dengan pemasaran barang
7. Standardisasi dan Grading
Penentuan batas-batas dasar dalam bentuk spesifikasi barang-narang hasil manufaktur,kadang-kadang juga disebut normalisasi
8. Pengumpulan Informasi Pasar
Dalam fungsi ini pengumpulan dan penafsiran keterangan-keterangan tentang macam barang yang beredar di pasar,jumlahnya, macam barang yang dibutuhkan konsmen, harganya, dan sebagainya
 Pendekatan Serba Lembaga
• Penyadia bahan/supplier yang menyediakan bahan kepada produsen
• Produsen yang mengelolah bahan menjadi barang jadi
• Perantara dagang, seperti : pedagang besar dan pengecer
• Perantara Agen, seperti : agen penunjang dan agen pelengkap
• Perusahaan saingan dan Pembeli Akhir
 Pendekatan Serba Barang
Suatu pendekatan pada pemasaran yang melibatkan studi tentang bagaimana barang-barang tertentu berpindah dari titik produksi ke konsumen akhir atau industri
 Pendekatan Seraba Manajemen
Pendekatan ini mempelajari dan menekankan masalah-masalah pemasaran yang dihadapi oleh produsen sebagai kekurangan dari aspek lain tentang sistem pemasaran
 Pendekatan Serba Sistem
Sumber Pemasaran adalah kumpulan lembaga-lembaga yang melakukan tugas pemasaran,barang,jasa,ide,orang,dan factor-faktor lingkungan yang saling memberikan pengaruh,dan membentuk serta mempengaruhi hubungan perusahaan dengan pasarnya
PASAR
 Pengertian Pasar
Pasar adalah orang-orang yang mempunyai keinginan untu puas,uang untuk berbelanja, dan kemauan untuk membelanjakannya
 Macam-macam Pasar
• Pasar Konsumen adalah sekelompok pembeli yang membeli barang-barang untuk dikonsumsi,bukannya dijual atau diperoses lebih lanjut
• Pasar Industri adalah pasar yang terdiri atas individu-individu dan lembaga atau organisasi yang membeli barang-barang untuk dipakai lagi, baik secara langsung maupun tidak langsung, dalam memproduksi barang lain yang kemudian dijual
• Pasar Penjual adalah suatu pasar yang terdiri atas individu-individu dan organisasi yang membeli barang-barang dengan maksud untuk di jual lagi
• Pasar Pemerintah adalah pasar dimana terdapat lembaga-lembaga pemerintah
 Segmentasi pasar
Segmentasi Pasar adalah kegiatan memnagi-bagi pasar yang bersifat heterogen dari suatu produk kedalam satuan-satuan pasar (segmen pasar) yang bersifat homogen
MARKETING MIX DAN PRODUK
 Pengertian Marketing Mix
Marketing mix adalahkombinasi dari empat variable atau kegiatan yang merupakn inti dari system pemasaran perusahaan, yakni : produk, struktur harga, kegiatan promosi, dan sistem distribusi
 Pengertian Barang
Barang/produk adalah suatu sifat yang kompleks baik dapat diraba maupun tidak dapat diraba, termasuk bungkus, warna, harga, prestise perusahaan dan pengecer pelayanan perusahaan dan pengecer, yang diterima oleh pembeli untuk memuaskan keinginan atau kebutuhan
 Penggolongan Barang menurut Tingkat Pemakaian dan Kekongkritannya
1. Barang Tahan Lama
Barang tahan lama adalah barang-barang yang secara normal dapat dipakai berkali-kali, jadi dapat dipakai untuk jangka waktu yang relatif lama
2. Barang Tidak Tahan Lama
Barang-barang yang secara normal hanya dapat dipakai satu kali atau beberapa kali saja, artinya sekali dipakai akan habis, rusak, atau tidak dapat dipakai lagi
3. Jasa
Jasa adalah kegiatan, manfaat, atau kepuasan yang ditawarkan untuk dijual .Misalnya : jasa reparasi, jasa potong rambut, jasa pendidikan dan sebagainya

 Penggolongan Barang menurut Tujuan Pemakaiannya oleh si Pemakai
1. Barang Konsumsi
Barang konsumsi adalah barang-barang yang dibeli untuk dikonsumsikan
• Barang konvenien
• Barang shopping
• Barang sepesial
2. Barang industri
Barang industri adalah barang-barang yang dibeli untuk diproses lagi atau untuk kepentingan dalam industri, baik secara langsung atau tidak langsung dipakai proses produksi.
• Barang baku
• Komponen dan Barang setengah jadi
• Perlengkapan operasi
• Instalasi
• Peralatan ekstra
 Siklus Kehidupan Barang ( Product Life Cycle )
1. Tahap Perkenalan
2. Tahap Pertumbuhan
3. Tahap Kedewasaan dan Kejenuhan
4. Thap Kemunduran
 Merk
Brand adalah suatu nama, istilah simbul, atau disain (rancangan), atau kombinasinya yang dimaksudkan untuk memberi tanda pengenal barang atau jasa dari seorang penjual atau sekelompok penjual dan untuk membedakannya dari barang-barang yang dihasilkan oleh pesaing
SALURAN PEMASARAN
Saluran distribusi untuk suatu barang adalah saluran yang digunakan oleh produsen untuk menyalirkan barang tersebut dari produsen sampai ke konsumen atau pemakai industri
 Alternatif Saluran Distribusi untuk Barang Konsumsi dan Barang Industri
Perantara adalah individu lembaga bisnis yang beroperasi di antara produsen dan konsumen atau pembeli industri
 Perantara Saluran
• Pedagang Besar
1. Pedagang besar dengan fungsi penuh, yaitu pedagang besar yang melaksanakan seluruh fungsi pemasaran.
2. Pedagang besar dengan fungsi terbatas, yaitu pedagang besar yang hanya melaksanakan satu atau beberapa fungsi pemasaran.
• Pengecer
Perdagangan eceran ini meliputi semua kegiatan yang berhubungan secara lengsung dengan penjual barang atau jasa kepada konsumen akhir untuk keperluan pribadi (bukan untuk keperluan bisnis)
• Agen
Jenis-jenis agen yang ada antara lain
1. Agen Penjualan, yang mempunyai tugas utama mencarikan pasar bagi produsen
2. Agen Pembelian, yang mempunyai tugas utama mencarikan penyedia/supplier
3. Agen Pengangkutan, yang mempunyai tugas utama menyampaikan barang dari penjualkepada pembelinya.
 Distribusi Fisik
Pada pokoknya, dua masalah penting yang terdapat dalam kegiatan distribusi fisik ini adalah :
• Pengangkutan dapat diartikan sebagai pemindahan berang melalui suatu jalan atau jalur yang mengambil tempat di antara lembaga-lembaga saluran, atau antara lembaga saluran dengan konsumen
• Penyimpanan
PENENTUAN HARGA
 Arti dan Pentingnya Harga
Harga adalah sejumlah uang (ditambah beberapa barang kalau mungkin) yang dibutuhkan untuk mendapatkan sejumlah kombinasi dari barang beserta pelayananya
 Faktor-faktor yang Mempengaruhi Tingkat Harga
1. Keadaan Perekonomian
2. Penawaran dan Permintaan
3. Elastisitas Permintaan ( Inelastis, Elastis, Unitary elasticity )
4. Persaingan ( persaingan tidak sempurna, Oligopoli, Monopoli )
5. Biaya merupakan dasar dalam penentuan harga
6. Tujuan Perusahaan
7. Pengawasan Pemerintah
 Politik Penetapan Harga
• Potongan Harga
Potong merupakan pengurangan dari harga yang ada.Biasanya potongan hasrga ini diwuludkan dalam bentuk tunai dan dimaksudkan menarik konsumen.Tetapi kadang-kadang potongan tersebut juga diberikan berupa barang

PROMOSI DAN PERIKLANAN
 Promosi
Promosi merupakan salah satu variable marketing mix yang digunakan oleh perusahaan untuk mengadakan komunikasi dengan pasar-pasarnya.
Beberapa kegiatan yang ada dalam promosi ini pada umumnya ada empat, yaitu
1. Periklanan 3. Promosi penjualan
2. Personal selling 4. Publisitas dan hubungan masyarakat
 Periklanan
Periklanan adalah komunikasi non-individu, dengan sejumlah biaya, melalui berbagai media yang dilakukan oleh perusahaan, lembaga non-laba, serta individu-individu
1. Tujuan Periklanan
Tujuan periklanan yang terutama adalah menjual atau meningkatkan penjualan barang atau jasa
2. Jenis Periklanan
a. Periklanan barang (product advertising)
Periklanan dilakukan dengan menyatakan kepada pasar produk yang ditawarkan
b Periklanan kelembagaan ( Institusional advertising)
Periklanan ini lebih menitik-beratkan pada nama penjual atau perusahaannya
3. Media Periklanan
 Surat Kabar
 Majalah
 Radio
 Televisi
 Pos langsung
4. Biro Periklanan
Biro periklanan merupakan lembaga bisnis yang berdiri sendiri, yang mengkhususkan kegiatannya di bidang perencanaan, pengembangan, dan penempatan periklanan bagi langganannya

PERSONAL SELLING, PROMOSI PENJUALAN, DAN PUBLISITAS
 Personal Selling
Personal Selling adalah interaksi antar individu, saling bertemu muka yang ditunjukan untuk menciptakan, memperbaiki, menguasai, atau mempertahankan hubungan pertukaran yang saling menguntungkan dengan pihak lain
1. Proses Personal Selling
a. Persiapan sebebelum penjualan
b. Penentuan lokasi pembeli potensial
c. Pendekatan pendahuluan
d. Melakukan penjualan
e. Pelayanan sesudah penjualan
2. Jenis Tugas Penjualan dan Salesman
a. Trade selling dan merchandising salesman
b. Missionary selling dan detailmen
c. Technical sellng dan sales engineer
d. New business selling dan pioneer product salesman
 Promosi Penjualan
Contoh : Peragaan, pameran, demonstrasi, hadiah, contoh barang, dan sebagainya
 Publisits

Minggu, 24 Oktober 2010

DISAIN DAN PERILAKU ORGANISASI

PENGERTIAN ORGANISASI
 Apakah yang dimaksud dengan Organisasi

Organisasi adalah suatu proses tersusun yang orang-orangnya berinteraksi untuk mencapai tujuan.
Manajer harus menyusun suatu struktur organisasi formal yang orang-orang serta sumber-sumber fisiknya dipersiapkan dengan baik untuk melaksanakan rencana dan mencapai tujuan keseluruhan. Definisi organisasi itu mencakup tiga elemen pokok. Yaitu : (1) interaksi manusia, (2) kegiatan mengarah pada tujuan, (3) struktur.
Untuk sebuah perusahaan yang kecil, fungsi pengorganisasian itu sangatlah sederhana. Sebuah took kelontonh kecil, misalnya, si manajer pemilik memperkerjakan beberapa orang untuk melayani pembeli, membersihkan dan mengatur barang, serta menjaga keamanan toko.Pemilik biasanya menangani penerimaan uang, pembeli barang, memberi tugas kepada para pekerja dan secara pribadi pemimpin jalannya perusahaan.jika suatu perusahaan itu tumbuh, kebutuhan akan organisasi semakin meningkat

ORGANISASI FORMAL DAN INFORMAL
 Organisasi Formal

Organisasi formal merupakan sistem tugas, hubungan wewenang, tanggung jawab, dan pertanggungjawaban yang dirancang oleh manajemen agar pekerjaan dapat dilakukan
Organisasi formalmenawarkan bidang-bidang tetap (relatif) yang masing-masing orang bekerja pada bidang tanggung jawabnya sendiri.pada saat yang sama, tentunya, pekerjan yang dilakukan oleh setiap orang itu menjadi bagian dari tugas yang lebih besar yang harus diselesaikan secara keseluruhan oleh perusahan.


 Organisasi Informal

Organisasi informal adalah suatu jaringan hubungan pribadi dan sosial yang mungkin tidak dilakukan atas dasar hubungan wewenang formal
Organisasi informal terjadi dalam semua perusahaan karena adanya interaksi manusia, dan orang akan selalu berinteraksi serta membentuk keakraban.

 Sentralisasi VS Desentralisasi

Organisasi yang disentralisir
Organisasi manajemen yang disentralisir merupakan sebuah sistem yang wewenang serta pengendaliannya dipegang di suatu pusat, biasanya eksekutif puncak . Beberapa kebaikan organisasi yang disentralisir adalah
(1) Bahwa pengendalian yang lebih efektif dapat dilakukan
(2) Cenderung memperpendek jangka pngambilan keputusan dan
(3) Memungkinkan bagi seluruh unit mengikuti suatu rencana tindakan yang seragam
Organisasi yang didesentralisir
Manajemen yang didesentralisir merupakan suatu usaha sistematis untuk mendelegasikan kepada jenjang bawah semua wewenang kecuali yang harus dilaksanakan pada jenjag tertinggi. Dalam desentralisir, para manajer jenjang lebih bawah mendapat kesempatan untuk menunjukan kemampuannya

STRUKTUR ORGANISASI DAN PENYUSUNANNYA
Struktur organisasi yang ditentukan dengan baik juga hurus mendukung moral karyawan. Karyawan yang mengetahui tentang apa yang diharapkan dari pekerjaan,siapa atasannya,dan bagaimana pekerjaan itu cocok dengan struktur organisasi keseluruhan,semuanya diarahkan untuk membentuk angkatan kerja yang loyal dan harmonis.


 Pembentukan struktur Organisasi

Struktur organisasi formal didasarkan pada analisa dari tiga elemen kunci setiap organisasi, yaitu :
1. Interaksi kemanusiaan
2. Kegiatan yang terarah ke tujuan
3. Struktur
Manajemen harus mengkoordinir kegiatan-kegiatan karyawan untuk mencapai tujuan organisasi
Hierarki Tujuan
Hierarki tujuan organisasi berlingkup dari tujuan perusahaan keseluruhan sampai tujuan-tujuan khusus yang ditetapkan untuk masing-masing karyawan.
wewenang dan tanggung jawab
Tindakan menugaskan kegiatan kepada bawahan disebut pendelegasian
Berapa banyak Bawahan yang Harus Ada di Bawah Seorng manajer ?
Salah satu alas an untuk departementalisasi adalah terbatasnya jumlah kegiatan yang dapat dilakukan oleh manajer di samping juga jumlah baeahan yang dapat disupervisi secara efektif. Rentangan pengendalian (span of control ) merupakan jumlah bawahan yang dapat dikelola oleh seorang manajer
Faktor-faktor kritis dalam menentukan rentangan pengendalian yang optimal adalah :
1. Jenis pekerjaan
2. Pelatihan karyawan
3. kemampuan manajer
4. Efektifitas komunikasi
 Bentu-bentuk Struktur Organisasi
Sebenarnya bentuk struktur organisasi ini bermacam-macam, tetapi pada pokoknya ada empat, yaitu :
• Organisasi garis (line organization)
• Organisasi garis dan staf (line and staf organization)
• Organisasi fungsional (functional organization)
• Komite( committee) dan Organisasi matrik
• Organisasi Garis
a. Kebaikan organisasi Garis
 Adanya kesatuan dalam pimpinan dan pemerintah
 Pimpinan dapat lebih cepat dalam mengambil keputusan, sebab tidak perlu membicarakannta dengan orang lain
 Pimpinan dapat lebih cepat dalam memberikan perintah, sebab perintah tersebut dapat diberikan langsung pada bawahan
 Menghemat biaya, sebab pengawasan dari berbagai kegiatan hanya dilakukan oleh seorang saja
b. Keburukan organisasi garis
 Sering terdapat birokrasi yang menghambat jalannya perusahaan
 Tidak adanya spesialisasi menyebabkan tugas yang berat bagi para petugas sehingga kurang efisien
 Kurangnya kerjasama di antara masing-masing bagian

• Organisasi Garis dan Staf

a. Kebaikan Organisasi
 Pimpinan lebih leluasa dalam memberikan saran terhadap tugas khusus di luar bagiannya
 Staf dapat membantu untuk mengatasi berbagai persoalan sehingga akan memperingan pekerjaan dan meningkatkan efisiensi kerja
 Staf dapat mendidik para petugas
 Adanya kesatuan dalam pimpinan sehingga menciptakan aliran kekuasaan dengan jelas
b. Keburukan Organisasi Garis dan Staf
 Kadang-kadang staf tidak lagi memberi saran tetapi perintah, sehingga dapat menimbulkan pertentangan dengan manajer pada Bagian yang bersangkutan
 Dapat menimbulkan anggapan pada petugas untuk lebih percaya kepada staf daripada atasannya
 Staf dapat ikut disalahkan apabila saran yang diberikan tidak memperoleh
• Organisasi Fungtional
a. Kebaikan Organisasi fungtional
 Masing-masing fungsi dipegang oleh orang yang ahli dalam bidangnya sehingga terdapat keserasian antara tugas dan keahliannya
 Tugas para manajer menjadi lebih ringa dengan adanya pembagian fungsi
b. Keburukan organisasi Fungsional
 Membingungkan para pekerja karena tidak ada kesatuan dalamp impinan dan perintah
 Tidak ada hubungan garis secara langsung dengan atasan
 Kesulitan-kesulitan yang timbul tidak dapat secara cepat diatasi
 Kurangnya koordinasi menimbulkan perselisihan diantara para manajer
• Organisasi Komite
Untuk membentuk komite haruslah memperhatikan syarat-syarat berikut ini :
1) Suasananya santai dan bersifat informal
2) Semua anggota komite ikut ambil bagian dalam membicarakan tugas-tugasnya
3) Komite mengetahui tenyang tugas-tugas yang di bebankan kepadanya
4) Masing-masing anggota Komite bersedia mendengarkan pendapat anggotayang lain
5) Keputusan diambil secara consensus
6) Masing-masing anggota bebas mengemukakan pendapat
7) Ketua komite tidak mempunyai kekuasaan atas yang lain





a. Kebaikan Komite
 Merupakan sebuah forum untuk saling bertukar pendapat di antara beberapa anggota
 Keputusan ditentukan bersama-sama sehingga dapat memberikan hasil yang lebih baik
 Menciptakan koordinasi yang lebih baik
 Meningkatkan pengawasan karena maca-macam Komite tersebut dapat berhubungan langsung dengan para pelaksana
b. Keburukan Komite
 Kesulitan dalam mempersiapkan pertemuan karena masing-masing anggota sibuk sibuk dengan pekerjaanya
 Keharusan untuk berkompromi
 Sering menimbulkan kesimpang-siuran dalam organisasi
 Tidak mempunyai kekuasaan untuk mendukung saran-saran yang diberikan

• Organisasi Matrik

a. Kebaikan Organisasi matrik
 Luwes
 Memberikan metode untuk memusatkan perhatian pada masalah-masalah utama yang spesifik atau persoalan-persoalan teknis yang unik
 Memberikan alat inovasi tanpa mengganggu struktur organisasi yang ada
b. Keburukan Matrik
 Beberapa masalah dapat muncul karena pendekatan ini melanggar prinsip kesatuan perintah yang tradisional (satu atasan untuk masing-masing individu)
 Manajer proyek dapat menjumpai kesulitan dalam mengembangkan tim terpadu dari orang-orang yang berasal dari bagian-bagian yang berbeda
 Konflk dapat muncul antara manajer proyek dengan manajer-manajer bagian lain
PERILAKU KEORGANISASIAN
 Kelompok Kerja

Kelompok kerja merupakan sekumpulan karyawan yang secara bersama-sama mempunyai pekerjaan serupa (umum) dan melihat diri mereka sebagai satu kelompok.Dalam beberapa hal, kelompok-kelompok itu terbentuk karena karyawan mengharapkan lebih banyak manfaat pada pekerjaannya. Kelompok-kelompok tersebut akan tetap ada pada setiap peristiwa di dalam organisasi karena mereka mengisi kebutuhan bagi para anggotanya. Kebutuhan–kebutuhan itu dapat berupa : (1) Kebutuhan berkomunikasi (2) kebutuhan mempertahankan harga diri dan kepentingan ekonomi, serta (3) kebutuhan akan keamanan dan perlindungan
 Motivasi
Motivasi merupakan motif intern yang menyebabkan orang berperilaku seperti yang mereka lakukan. Setiap orang dapat memiliki motif yangsangat berbeda-beda untuk mengerjakan sesuatu yang sama
Teori motivasi dari maslow menekankan dua ide dasar yaitu :
 Pekerjaan dan Sikap Jabatan
Peekembangan teknologi dewasa ini telah menyebabkan penggunaan mesin dan peralatan otomatis yang lebih besar. Akibatnya, karyawan dipabrik kadang-kadang mengeluh bahwa pekerjaan mereka membosankan. Mungkin mereka merasa tidak memperoleh kesempatan untuk menggunakan keterampilannya. Kecenderungan kearah yang lebih otomatis di bidang manufaktur dan pertanian lambat laun akan mendapat tantangn dari serikat Buruh
 Kepemimpinan
Dalam perusahaan, kepemimpinan itu berkaitan dengan pengarahan kepada karyawan untuk melakukan pekerjaan. Ini menjadi bagian penting dalam memahami perilaku kerja.Beberapa penelitian telah memperlihatkan bahwa tidak ada “satu cara terbaik” untuk memimpin karyawan. Ini bergantung pada pemimpinnya, karyawannya

Sabtu, 16 Oktober 2010

PENGERTIAN MANAJEMEN


PENGERTIAN MANAJEMEN

§   Arti dan Fungsi Manajemen
Berkut ini dikemukakan definisi tentang manajemen yang  diberikan oleh profesor Oei Liang Lee.
Manajemen adalah ilmu dan seni merencanakan, mengorganisasi, mengarahkan, mengkoordinasikan serta mengawasi tenaga manusia dengan bantuan alat-alat untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan
Dari deinisi tentang manajemen tersabut, dapat lah diambil kesimpulan bahwa manajemen mempunyai lima fungsi, yaitu :
1. Perencanaan
2. Pengorganisasian
3. Pengarahan
4. Pengkoordinasian
5. Pengawasan
Setiap kegiataan yang dilakukan oleh seseorang atau sebuah lembaga,tentu mempunyai tujuan untuk mencapai rencana dan perulah dibuat Perencanaan.Perencanaan ini menggambarkan tentang :
a.  Apa
b. Bagaimana
c.  Mengapa dan
d. Kapan akan dilakukan.
§   Jenjang Manajemen
a.      Manajemen Puncak
Jenjang tertinggi adalah manajemen puncak. Sering disebut manajer senior atau eksekutuf kunci.bertugas menyusun rencana umum perusahaan dan mengambil keputusan-keputusan penting tentang hal-hal seperti penggabungan produk baru, dan pengeluaran saham
b.      Manajemen Madya
Mempunyai tugas bertanggung jawab dalam penyusunan rencana operasi yang melaksanakan rencana-rencana umum dari manajer puncak
c.       Manajemen Operasional
Merupakan jenjang terendah dalam piramida.Tugasmya menyangkut pelaksanaan rencana yang dibuat oleh para manajer madya
LATAR BELAKANG SEJARAH MANAJEMEN
§       Gerakan Manajemen Ilmiah
Penelitian dari buku Taylor itu telah membuktikan bahwa manajemen dapat dipelajari secara ilmiah oleh siapapun. Ternyata minat masyarakat untuk mempelajari manajemen semakin besar
SEKOLAH-SEKOLAH TENTANG PEMIKIRAN MANAJEMAN
§       Sekolah Klasik
§       Sekolah Perilaku
§       Sekolah Ilmu Manajemen (Management Science School)
§       Analisis Sistem
§       Manajemen Hasil
·  Mambicarakan tugas dan hasil apa yang dibutuhkan
·  Menyetujui tujuan pelaksanan jangka pendek
·  Berkumpul secara periodis untuk membahas kemajuan kearah tujuan
·  Mengevaluasi hasil kerja bawahan Menentukan tujuan-tujuan baru
PERENCANAAN
§       Bentuk-bentuk Perencanaan
a.      Tujuan (Objective)
b.      Kebijakan (policy)
c.       Strategi
d.      Prosedur
e.      Aturan (Rule)
f.        Program


§       Kegunaan Perencanaan
a.      Mengurangi ketidakpastian serta Perubahan pada Waktu Mendatang
b.      Mengarahkan Perhatian pada tujuan
c.       Memperingan Biaya
d.      Merupakan Sarana untuk Mengadakan Pengawasan
§       Langkah-langkah Penyusunan Perencanaan
a.      Menetapkan Tujuan
b.      Menyusun Anggapan-anggapan
c.       Menentukan Berbagai Alternatif Tindakan
d.      Mengadakan Pernilaian terhadap Alternatif-alternatif Tindakan yang sudah Dipilih
e.      Mengambil Keputusan
f.        Menyusun Rencana Pendukung
§       Jangka Waktu Perancanaan
Menurut jangka waktu, perencanaan dapat dikelompokan menjadi tiga golongan, yakni :
a.       Perencanaan jangka panjang
b.      Perencanaan jangka menengah
c.       Perencanaan  jangka pendek
§       Faktor-faktor yang Membatasi Perencanaan
a.      Sulitnya Mencari Anggapan Secara Teliti
b.      Perubahan yang Sangat Cepat
c.       Kelekuan Internal
d.      Kekakuan Eksternal
e.      Waktu dan Biaya
§      Pengambilan Keputusan
·        Harus berusaha untuk mencapai suatu tujuan yang tidak terpenuhi tanpa melalui tindakan yang positif
·        Harus dapat mengatahui dengan jelas tentang tujuan-tujuan manakah yang dapat dicapai berserta segala kekurangannya
·        Harus mempunyai kemampuan untuk mengadakan analisis dan pernilaian berbagai altenatif sesuai dengan tuntutan-tuntutan untukmencapai tujuan
·        Harus bersikap optimis dan mempunyai kemauan yang kuat untuk memilih alternative yang paling baik
PENGORGANISASIAN
      Fungsi pengorganisasian dapat dikatakan sebagai proses menciptakan hubungan antar berbagai fungsi, personalia dan factor-faktor fisik agar semua pekerjaan yang dilakukan dapat bermanfaat serta terarah pada suatu tujuan
Hubungan yang timbul di dalam organisasi dapat berbentuk :
a.       Hubungan Informal
b.      Hubungan Formal
1.      Tannggung jawab
2.      Wewenang
3.      Pertanggung-jawaban
§       Dasar-dasar Penggolongan Bagian Di Dalam Organisasi
v     Didasarkan pada Suatu angka, Waktu, Fungsi Perusahaan, Luas Daerah Operasi, Jenis Barang yang Dihasilkan, Jenis Langganan
§       Karakteristik Struktur Organisasi
v     Keseimbangan dalam Organisasi
v      Fleksibel,
PENGARAHAN
      Pengarahan merupakan aspek hubungan manusiawi dalam kepemimpinan yang mengikat para bawahan untuj bersedia mengerti dan menyunbangkan tenaganya secara efektif serta efisien untuk mencapai tujuan
      Pengarahan yang dipegang oleh pimpinan harus berpegang pada prinsip yaitu:
a.       Prinsip Mengarah Kepada Tujuan
b.      Prinsip Keharmonisan Dengan Tujuan
c.       Prinsip Kesatuan Komando
§       Cara-cara Pengarahan
a.      Orientasi
b.      Perintah
·        Perintah Umum dan Khusus
·        Perintah Lisan dan Tertulis
·        Perintah formal dan Informal
c.       Delagasi Informal
§       Komunikasi
1)      Komunikasi Harus jelas
2)      Prinsip Integritas
3)      Prinsip Penggunaan Organisasi Informal
§       Motivasi
a.      Motivasi Positif
Merupakan proses untuk mempengaruhi orang lain dengan cara memberikan penambahan tingkat kepuasan tertentu
b.      Motivasi Negatif
Merupakan proses untuk mempengaruhi orang lain dengan cara menakut-nakuti atau mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu secara terpaksa

PENGKOORDINASIAN
      Koordinasi yang baik dapat dilakukan jika masing-masing individu menyadari dan memahami akan tugas-tugas mereka
§       Prinsip-prinsip Koordinasi
a.      Prinsip Kontak Langsung
b.      Prinsip Penekanan pada Pentingnya Kooedinasi
c.       Hubungan Timbal Balik di antara Faktor-faktor yang ada
§       Pelaksanaan Fungsi Koordinasi
a.      Menjamin bahwa Kondisi lingkungan dapat membantu untuk memberikan fasilitas bagi terlaksananya koordinasi
b.      Memastikan apakah masing-masing individu sudah mengetahui prinsip-prinsip koordinasi

PENGAWASAN
§       Pengertian
      Pengawasan merupakan fungsi terakhir yang harus dilaksanakan dalam manajemen. Dengan pengawasan dapat diketahui tentang hasil yang telah dicapai. Cara yang dilakukan dalam pengawasan yaitu membandingkan segala seuatu yang telah dijalankan dengan standart atau rencananya
      Pengawasan yang dilakukan pada setiap tahap memumgkinkan bagi manajer untuk memperkirakan gejala-gajala penyimpangan yang dapat terjadi, sehingga bisa dilakukan tindakan pencegahan atau tindakan preventif.
§       Langkah-langkah Pengawasan
a.   Menciptakan Standart
b.Membandingkan Kegiatan yang Dilakukan Dengan Standart
c.    Melakukan Tindakan Koreksi
§       Syarat-syarat Pengawasan yang Baik
a.       Pengawasan harus Mendukung sifat dan kebutuhan kegiatan (aktivasi)
b.      Pengawasan harus melaporkan setiap penyimpangan yang terjadi dengan segera.
c.       Pengawasan harus mempunyai pandangan kedepan
d.      Pengawasan harus obyektif, teliti dan sesuai dengan standart yang digunakan
e.       Pengawasan harus luwes/fleksibel
f.        Pengawasan harus serasi dengan pola organisasi
g.       Pengawasan harus ekonomis
h.       Pengawasan harus mudah dimengerti
i.         Pengawasan harus diikuti dengan perbaikan/koreksi



Minggu, 10 Oktober 2010

PENGARUH LINGKUNGAN TERHADAP PERUSAHAAN

Ø      Pengertian Lingkungan Perusahaan
Lingkungan perusahaan dapat diartikan sebagai keseluruhan dari faktor-faktor yang mempengaruhi perusahaan baik organisasi maupun kegiatannya.Sedangkan arti lingkungan secara luas mencakup semua factor ekstren yang mempengaruhi individu,perusahaan,dan masyarakat
Masyarakat pluralistic adalah kombinasi dari berbagai kelompok yang mempengaruhi lingkungan perusahaan .Pluralisme mencerminkan usaha manusia untuk mempertemukan kebutuhan dan kepentingan dari berbagai organisasi
 Kesan Negatif Tentang perusahaan
         Menyangkut penyelewengan paja, penyelundupan barang,penyogokan kepada pejabat pemerintah,periklanan yang menipu,kebocoran pabrik yang berbahaya,pembayaran-pembayaran yang tidak legal,dan sebagainya.Kritik Terhadap perusahaan tidak hanya terbatas pada pertimbangan ekonomi, moral, etik, dan politik saja: tetapi juga menyangkut lingkungan fisik.
Usaha-usaha untuk memperbaiki Kesan Negatif
Untuk memperbaiki adanya kesan-kesan negative dari masyarakat terhadap perusahaan,tentunya perusahaan harus tidak menciptakan masalah-masalah yang negatif serta perlu melaksanakan kegiatan hubungan masyarakat (humas) yang efektif

LINGKUNGAN FISIK, ENERGI DAN KONSERVASI
Ø      Ekologi
         Ekologi adalah suatu ilmu yang mempelajari hubungan antar manusia dan lingkungannya.Kualitas lingkungan kita sudak semakin menurun,hal ini disebabkan oleh kombinasi dari tiga factor :
1.      Semakin meningkatnya konsentrasi penduduk
2.      Perkembangan teknologi baru
3.      Semakin meningkatnya kemakmuran ekonomi.
Ø      Macam-macam Polusi
Polusi merupakan pengrusakan alam dimana kita hidup dan bekerja.Air dan udara yang debelunmya bersih sekarng telah tercemar

Masing-masing jenis polusi berikut ini menjadi ancaman bagi lingkungan yang sehat.
·        Pencemaran Udara
·        Pencemaran Air
·        Pencemaran samoah awet
Ø            Energi dan Konservasi
Energi matahari dapat memberikan prospek pengguna yang baik dimasa depan mengingat bahaya yang hamper tidak ada

LINGKUNGAN PEREKONOMIAN DAN PERPAJAKAN
Ø            Alasan-alasan bagi Meningkatnya Pengeluaran Pemerintah
Pemerintah membiayai pengeluarannya dari hasil pemungutan pajak.Alasa-alasan bagi Pemerintah untuk menaikan pajak adalah untuk membiayai pengeluaran yang semakin meningkat.Meningkatnya pengeluaran Pemerintah ini merupakan suatu tendensi yang mungkin menyebabkan naiknya laju pertumbuhan urbanisasi,pertambahan penduduk dan permintaan masyarakat, serta pengeluaran biaya untuk pertahanan negara.
Ø            Penerimaan dan pengeluaran pemerintah
Apabila pengeluaran Pemerintah lebih besar dari penghasilannya,maka akan terjadi Defisit.Untuk menutup defisit ini dapatlah dilakukan pinjaman kepada bank-bank.Jumlah utang yang dipinjam dengan cara ini disebut utang negara
Ada beberapa macam pajak yang dikenakan oleh Pemerintah,antara lain :
a.      Pajak Tidak langsung
Besarnya pajak ini ditambahkan pada harga barang tersebut pada saat dijual kepada masyarakat.Pajak tersebut dinamakan pajak penjualan (PPn)
b.      Pajak Langsung
Pajak kekayaan adalah termasuk pajak langsung karena langsung dikenakan atau dipungut pada pembayarpajak..Macam pajak lain yang dapat digolongkan sebagai pajak langsung ini adalah pajak pendapatan (PPd), pajak perseroan (PPs) dan pajak dividen.
Secara keseluruhan penerimaan Pemerintah dapat diperoleh dari :
A   Permintaan dalam negeri                  C   Pengeluaran rutin
B    Permintan pembangunan                 D   Pengeluaran Pembangunan

LINGKUNGAN HUKUM
Hukum di Indonesia dapat dikelompokan kedalam : (1) Hukum publik dan (2) Hukum privat
Ø            Hukum publik
Hukum publik ini mengatur masalah-masalah yang menyangkut kepentingan dan keamanan umum.Aturan-aturan hokum yang dapat dimasukan sebagai hukum publik ini antara lain : hukum tatanegara ,hokum tatausaha dan hokum pidana
Ø            Hukum Privat
Hukum privat merupakan hokum yang mengatur tentang hal-hal yang berhubungan dengan kepentingan seseorang dan kelompok-kelompok dalam masyarakat.Termasuk kedalam hokum privat adalah hukum perdata dan hukum dagang

LINGKUNGAN PEMERINTAH
Hubungan antar perusahaan dan pemerintah telah berkembang dari usaha-usaha untuk menggali dan menggunakan sumber-sumber ekonomi.dalam hal ini pun Pemerintah telah banyak kegiatan usaha dalam berbagai bentuk,antara lain perlindungan terhadap kekayaan dan hak paten, serta pengadaan kontrak-kontrak
Ø            Perhatian Pemerintah terhadap Kegiatan Usaha
Pemerintah telah memberikan bantuan dalam kehidupan perusahaan terutama berupa perlindungan atas kekayaan.Pemerintah juga membantu perusahaan-perusahaan kecil atau lemah karena merupakan unit usaha yang penting untuk menampung tenaga kerja dan dapat memberikan harga yang lebih rendah kepada konsumen
a.      Bantuan di Bidang Transportasi
Tidak sedikit bantuan Pemerintah di bidang transportasi.Hampir disetiap sektor pengangkutan.Pemerintahb banyak memegang peranan Pada sektor perkereta-apian .Sektor yang lain seperti angkutan udara, laut, dan darat tidak lepas dari perhatian Pemerintah
b.      Bantuan pada Perusahaan-perusahaan Kecil
Bantuan kepada perusahaan-perusahaan kecil dapat digolongkan ke dalam tiga golongan, yaitu :
·        Bantuan finansial ;
·        Bantuan pemberian kontrak ; serta
·        Bantuan teknik dan manajemen

c.   Bantuan di Bidang Komunikasi
Bidang komunikasi yang meliputi kegiatan-kegiatan siaran radio,televisi,telepon dan sebagainya hamper seluruhnya dikuasai dan diatur oleh pemerintah.jadi pengaruh pemerintah di bidang usaha adalah sangat besar.

LINGKUNGAN INTERNASIONAL
Lingkungan internasional ini merupakan suatu konsep keseluruhan yang luas meliputi kegiatan dan masalah perekonomian dunia. Keadaan perekonomian nasional menjadi saling terpengaruh dan saling tergantung pada masalah internasional.Beberapa negara maju seperti Amerika, jepang memegang peranan penting dalam perekonomian dunia
Ø            Neraca Pembayaran Internasional
Neraca pembayaran ini mengganbarkan transaksi-transaksi internasional, yaitu jumlah utang negara X kepada negara Y dan jumlah utang dari negara Y kepada negara X. Suatu konsp penting yang berhubungan dungan  neraca pembayaran adalah neraca perdagangan.jika suatu negara mengekspor barang-barang melebihi impornya, keadaan ini menunjukan neraca perdagangan yang menguntungkan.Jika impor lebih besar dari ekspornya, maka keadaan tidak menguntungkan
Ø            Perusahaan-perusahaan Multinasional (Multinasional Corporation)
Di eropa telah terbentuk Pasaran Bersama Eropa (PBE) yang terdiri atas negara-negara Perncis,Jerman Barat, Italia, Nederland, Belgia, Luxemburg dan Inggris. Masing-masing negara anggota bebas memasarkan barang hasil produksinya ke negara anggota yang lain. Tarif yang dikenakan oleh setiap negara anggota PBE untuk barang-barang yang berasal dari negara lain adalah sama besarnya.sedangkan tariff untuk barang-barang daru negara anggota ditentukan lebih rendah.
Ø            Kegiatan-kegiatan Multinational
Perusahaan-perusahaan multinational bertujuan memasarkan barang hasil produksinya tidak hanya ke satu negara saja. Tetapi juga ke negara-negara lain.Adanya perusahaan Multinational dapat membantu untuk memperbaiki kondisi perekonomian dari satu negara terhadap negara yang lain. Di samping itu. Secara langsung juga mendorong peningkatan kemampuan teknologi, manajemen dan keterampilan orang-orang dimana perusahaan tersebut beroperasi .



Ø            Ciri-ciri perusahaan Multinasional
PBB dalam laporan tahunan 1973 mendefinisikan Perusahaan Multinational sebagai suatu perusahaan yang kegiatan pokoknya meliputi usaha-usaha pengolahan/ manufaktur atau pemberian jasa dalam sedikitnya dua negara.
Dengan definisi ini maka Perusahaan Multinational merupakan sumber dari penanaman modal asing langsung dan jumlahnya merupakan ukuran kegiatan perusahaan itu.Sebagian besar dari penanaman modal asing di negara-negara sedang berkembang di usahakan dibidang sumber daya alam. Sisanya di bidang pengolahan, perdagangan, prasarana, transport, perbankan, turisme dan jasa lainya
Ø            Kebaikan dan Keburukan Perusahaan Multinational
a.      Kebaikan Perusahaan Multinational
§        Menambah  kesempatankerja dengan membuka lapangan kerja baru
§        Mengurangi kebutuhan devisa untuk impor di sektor industri
§        Menambah devisa negara melalui penanaman modal di bidang ekspor
§        Meningkatkan taraf hidup karyawan dengan memberikan gaji lebih tinggi
§        Memodernisir industri

b.      Keburukan Perusahaan Multinational
§         Makin banyak Perusahaan Multinational yang didirikan dapat mempengaruhi kekuasaan ekonomi nagara.Tetapi jika jumlahnya sedikit, maka arti kuantitatifnya tidak banyak
Ø            Lembaga-lembaga yang Membantu Prrdagangan Internasional
a.      Export and Import Commission House
b.      Merchant Exporters and Importers
c.       Manufacturer’s Export Agents
d.      Export and Import Brokers
Ø            Perkembangan Import dan Export Indonesia
Setiap tahun sejak 1969 Keadan Ekspor Indonesia secara keseluruhan mangalami perkembangan yang positif dalam nilai dolar.Tetapi periode 1981/1982 keadaan ekspor ini mulai mengalami fliktuasi.