Rabu, 26 Juni 2013

Tugas Bahasa Inggris_3

Berpacaran yang Baik
            Menurut saya para remaja sudah berpacaran di umur masih muda baik-baik saja.Karena mereka akan lebih banyak tahu sifat-sifat lawan jenis mereka sejak muda.Dengan begitu mereka akan tahu mana yang lebih baik dari yang terbaik untuk menjadi pasangan mereka di masa depan.Menurut saya umur yang pantas untuk mereka pacaran pada saat 17 tahun.Karena pada saat umur 17 tahun pola pikir mereka sudah mulai beranjak dewasa
            Orang tua harus berperan aktif dalam urusan hubungan pacaran anak-anak mereka.karena mereka masih dalam tanggung jawab orang tua dan agar hubungan mereka tetap terkontrol di jalur yang seharusnya.Dengan  cara saling sharing satu sama lain antara anak dan orang tua dan berkomunikasi lewat media Hp contohnya apa bila mereka sedang jalan keluar.kita bisa tau bahwa kita dalam keadaan menderita dalam hubungan misalnya apa bila kita ingin melekukan sesuatu tapi pasangan kita tidak mengizinkannya.contohnya, pada saat kita mau sekedar jalan sama teman-teman kita, tetapi pasangan kita melarang untuk pergi
            Cara yang baik untuk menyelesaikan hal tersebut pertama, yaitu berbicara dua mata dengan pasangan kita dalam keadan yang baik dan tenang. Ke dua kita jelaskan apa yang kita inginkan dan kita juga harus bertanya apa yang pasangan kita inginkan.setelah tahu baru kita berkomitmen dalam hal apa pun agar baik hubungan tersebut kedepannya. Apabila pada saat berpacaran kita dalam kedan tidak baik, kita bisa melakukan sharing kepada teman kita untuk mencurahkan isi hati.Dengan begitu kita akan mendapatkan pendapat yang terbaik untuk hubungan kita kedepqnnya dengan pasangan kita

Selasa, 21 Mei 2013

Tugas_3 B. Inggris


                                              INTERJECTION

Hi
2
Hush!
3
Ew, Eww
4
5
                                                                            Oops
6
                                                                                Mm
7
                                                                               Pff
8
                                                                              Hmm
9
                                                                                Grr..
                                                                                Aha!

Minggu, 21 April 2013

Tugas 2 _ B.Inggris


TUGAS 2_B.INGGRIS
Nama          : Mega Puspitasari
Npm           : 24210313
Kelas          : 3 EB 22
          I am Mega Puspitasari. I Live in bekasi. I was born at Bekasi 9th of November 1992. I am twenty years old. I am shoppingholic . I very interes of bag, shoe, drss, acsesoris atc. all of it very expensive . I always go to mall with my friend or my boyfriend for buy it.
           Now, I study at Universitas Gunadarma Kalimalang. I have best friends in college. They are friendly and very beautiful . I like listen to music and cook a cake at home. I have two brother’s. They are nice and very handsome. my family make me feel comfortable  in home. I very proud of my parents.I  love my parents more anythimg in the wolrd. I am loyal girl. dirty I dont like
          This time, I have a Boyfriend. The name is Yusuf Anggiansyah. He is  very handsome . he is very Loyal, Care, Nice with me. Yusuf also clever with IT.He is a hardworking. I very proud of him. someday, I am dream will be wedding with him and we are together forever.



Verb1               :Red
Adjective         :Pink
Adverb             :Blue


Minggu, 10 Maret 2013

Tugas 1



Nama            : Mega Puspitasari
Kelas            : 3 eb 22
NPM             : 24210313
Mata Kuliah : Bhs Inggris Bisnis 2 #

make 3 sentences (positive,Negative,Introgative) of simple present.simple past,Simple Future,Present Continous, and Present Perfect

1. simple present tense

(+)      : They borrow the book.

(-)       : The book is borrowed by them.

  (?)       : Is the book borrowed by them?

2.Simple Future Tense
(+)       : They will buy a car.

(-)        : A car will be bought by them.

(?)        : Will a car be bought by them?

3.Simple Past Tense

(+)         : He wrote the letter.
          
(-)          : The letter was written by him.
             
(?)          : Was the letter written by him?

4.Present Continuous Tense

(+)           : She is reading the English book.
   
(-)            : The book is being read by her.

(?)           : Is the book being read by her?

5.Present Perfect Tense

(+)           :  I have eaten the cake.

(-)            : The cake has been eaten by me.

(?)           : Has the cake been eaten by you?

Senin, 03 Desember 2012

Karya Ilmiah

Nama            : Mega Puspitasari
Npm              : 24210313
kelas              : 3EB 22
Mata kuliah
  : B. Indonesia 2(softskiil)

Tulisan

Apa yang dimaksud dengan Karya Ilmiah

   Karya ilmiah merupakan karya tulis yang disusun oleh seorang penulis berdasarkan hasil-hasil penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. Menurut Dr. H. Endang Danial AR., M.Pd (2001:4) mengemukakan bahwa karya ilmiah adalah berbagai macam tulisan yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok dengan menggunakan tata cara ilmiah. Apa yang dimaksud dengan tata cara ilmiah? Yaitu suatu penulisan yang didasarkan pada sistem, masalah, tujuan, teori dan data yang digunakan untuk memberikan alternatif pemecahan masalah. Menurut Djuroto dan Bambang (2003:12-13) menguraikan karya tulis sebagai suatu tulisan yang membahas suatu masalah, pembahasan masalah tersebut dilakukan berdasarkan penyelidikan, pengamatan, pengumpulan data dari suatu penelitian baik penelitian lapangan, laboratorium atau studi pustaka.
         Dalam karya ilmiah memiliki beberapa gaya penulisan antara lain gaya penulisan deskripsi, merupakan gambaran tertulis yang mana penulis berusaha menggambarkan detail benda-benda atau gelaja yang terjadi dalam bentuk kata-kata; gaya penulisan berbentuk narasi, merupakan jenis gaya penulisan yang menyajikan suatu rangkaian cerita dari suatu kejadian; gaya penulisan ekspose atau penjabaran, gaya penulisan jenis ini menjelaskan dan menafsirkan fakta dan gejala yang timbul dari suatu kejadian; dan gaya penulisan argumentasi, gaya penulisan jenis ini mengemukakan fakta pendukung dari penulis dengan menyajikan alasan-alasan.
       Karya ilmiah dapat berupa tema apa saja, misalkan mengangkat tema tentang bahaya narkoba, pengelolaan sampah yang baik, pencemaran lingkungan, polusi udara yang disebabkan asap pabrik, bahaya merokok dan masih banyak tema lagi yang bisa diangkat untuk menjadi karya ilmiah. Tapi apakah sebenarnya tujuan dari karya tersebut? Tujuan-tujuannya antara lain sebagai berikut:
  1. Untuk menyampaikan ide, maksudnya pokok permasalahan yang ada agar lebih mudah dipahami oleh pembaca maka penulis karya ilmiah membuat dalam bentuk karya ilmiah tersebut.
  2. Untuk melatih kemampuan menulis,
  3. Sebagai tradisi ilmiah, maksudnya dalam pendidikan di bangku kuliah sering mendapat tugas untuk membuat karya ilmiah yang mana memiliki suatu kebanggaan tersendiri.
  4. Sebagai tugas akhir, dalam pendidikan di universitas karya ilmiah juga menjadi salah satu syarat kelulusan. Seperti pada skripsi untuk S1, Tesis untuk S2 dan Disertasi untuk mahasiswa S3.
  5. Digunakan untuk menunjukkan eksistensi dari penulis tersebut melalui karya ilmiah yang dihasilkan.
Berikut adalah contoh judul karya ilmiah :
  1. Pemberdayaan Penambangan Emas Skala Kecil. Studi Kasus : Kecamatan Salopa, Tasikmalaya. Karya: Aryo P. Wibowo, Budi Sulistianto, Arief Sudarsono, Totok Darijanto, Sudarto N.
  2. Studi Perbandingan Kebijakan Mineral Beberapa Negara Dan Kebijakan Mineral Dalam Hukum Pertambangan Indonesia. Karya: Rudianto Ekawan, Aryo P. Wibowo, Buha Edyson.
  3. Estimasi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Dari Usaha Pertambangan Bauksit PT. Aneka Tambang Di Kecamatan Tayan, Kabupaten Sangatta, Propinsi Kalimantan Barat. Karya: Aryo P. Wibowo, Siti S.N., Novery N.
  4. Mineral Resources-Based Regional Development A Challenge For Less Developed Country. Karya: Aryo P. Wibowo, Rudy Sayoga Gautama.
  5. Optimasi Penentuan Jumlah Alat Angkut Batubara Dari PIT Ke Chruster Dengan Menggunakan Teori Antrian. Karya: Budi Sulistianto, Jesmin M., Aryo P. Wibowo

PENALARAN INDUKTIF

Nama : Mega Puspitasari
NPM : 24210313
kelas : 3EB22
Tugas : Bahasa Indonesia 2 ( Softskill)

PENALARAN INDUKTIF
Sebelum membahas apa itu penalaran induktif, ada baiknya kita mengetahui apa itu yang dimaksud dengan penalaran. Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (pengamatan empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan terbentuk proposisi – proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui. Proses inilah yang disebut menalar.
Dalam penalaran, proposisi yang dijadikan dasar penyimpulan disebut dengan premis (antesedens) dan hasil kesimpulannya disebut dengan konklusi (consequence).
Hubungan antara premis dan konklusi disebut konsekuensi.
Metode induktif
Metode berpikir induktif adalah metode yang digunakan dalam berpikir dengan bertolak dari hal-hal khusus ke umum. Hukum yang disimpulkan difenomena yang diselidiki berlaku bagi fenomena sejenis yang belum diteliti.
Ada 3 jenis penalaran induksi, yaitu :

1. Generalisasi
Penalaran generalisasi dimulai dengan peristiwa – peristiwa khusus untuk mengambil kesimpulan secara umum. Generalisasi adalah pernyataan yang berlaku umum untuk semua atau sebagian besar gejala.III.1 1.1. Generalisasi Tanpa Loncatan Induktif
Fakta yang dugunakan belum mencerminkan seluruh fenomena yang ada.
Contoh :
Setelah kita menyelidiki sebagian bangsa Indonesia bahwa mereka adalah manusia yang suka bergotong-royong, kemudian kita simpulkan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang suka bergotong-royong, maka penyimpulan ini adalah generalisasi tidak sempurna.
1.2. Generalisasi Dengan Loncatan Induktif
Fakta yang diberikan cukup banyak dan meyakinkan.
Contoh :
Setelah kita memerhatikan jumlah hari pada setiap bulan pada tahun Masehi, kemudian disimpulkan bahwa : Semua bulan Masehi mempunyai hari tidak lebih dari tiga puluh satu. Dalam penyimpulan ini, keseluruhan fenomena yaitu jumlah hari pada setiap bulan kita selidiki tanpa ada yang kita tinggalkan.

2. Analogi
Analogi yaitu proses membandingkan dari dua hal yang berlainan berdasarkan kesamaannya kemudian berdasarkan kesamaannya itu ditarik suatu kesimpulan. Kesimpulan yang diambil dengan analogi, yaitu kesimpulan dari pendapat khusus dengan beberapa pendapat khusus yang lain, dengan cara membandingkan kondisinya.
2.1. Tujuan Analogi
- Meramalkan kesamaan
- Menyingkap kekeliruan
- Menyusun sebuah klasifikasi
Contoh :
Kita banyak tertarik dengan planet Mars, karena banyak persamaannya dengan bumi kita. Mars dan Bumi menjadi anggota tata surya yang sama. Mars mempunyai atsmosfir seperti Bumi. Temperaturnya hampir sama dengan Bumi. Unsur air dan oksigennya juga ada. Caranya mengelilingi matahari menyebabkan pula timbulanya musim seperti di Bumi. Jika di Bumi ada makhluk. Tidaklah mungkin ada mahluk hidup di planet Mars.

3. Kausal
Kausal adalah merupakan prinsip sebab-akibat yang di haruri dan pasti antara gejala kejadian, serta bahwa setiap kejadian memperoleh kepastian dan keharusan serta kekhususan-kekhususan eksistensinya dari sesuatu atau berbagai hal lainnya yang mendahuluinya , merupakan hal-hal yang diterima tanpa ragu dan tidak memerlukan sanggahan.
Contoh :
Pada kata dewa-dewi, putra-putri, pemuda-pemudi, dan karyawan-karyawati.
3.1. Tujuan Kausal
Tujuan kausal terdapat dalam Hubungan Kausal Dapat berlangsung dalam tiga pola :
a. Sebab ke akibat
Dari peristiwa yang dianggap sebagai sebab menuju kesimpulan sebagai efek.
b. Akibat ke sebab
Dari peristiwa yang dianggap sebagai akibat menuju sebab yang mungkin telah menimbulkan akibat.
c. Akibat ke akibat
Dari akibat ke akibat yang lain tanpa menyebut sebab umum yang menimbulkan kedua akibat.



Sumber :
http://ekspresibelajar.blogspot.com/2008/05/logika-dan-silogisme.html
http://students.sunan-ampel.ac.id/irmanto/2010/04/10/generalisasi-macam-macam-generalisasi-dan-generalisasi-ilmiah/
http://id.wikipedia.org/wiki/Penalaran

Rabu, 07 November 2012

5 kalimat Silogisme Kategorial

5 kalimat Silogisme Kategorial
Nama               : Mega puspitasari
Kelas               : 3 eb 22
NPM               : 24210313
Mata Kuliah    : Bahasa Indonesia 2 (softskill)
TULISAN
Buatlah 5 Kalimat Silogisme Kategorial !
1. Premis Mayor  : Semua ikan berbau amis
          Premis Minor   : Lele adalah jenis ikan
    Konklusi          : Lele berbau amis
2. Premis Mayor  : Semua pesawat terbang di udara
    Premis Minor   : Lion air adalah pesawat
    Konklusi          : Lion air terbang di udara
3. Premis Mayor  : Semua makhluk hidup membutuhkan 
    Premis Minor   : Hewan adalah makhluk hidup
    Konklusi          : Hewan membutuhkan makan
4. Premis Mayor  : Semua alat elektronik membutuhkan listrik
    Premis Minor   : Televisi adalah alat elektronik
    Konklusi          : Televisi membutuhkan listrik
5. Premis Mayor  : Semua wanita memiliki rahim
    Premis Minor   : Ayu adalah seorang wanita
    Konklusi          : Ayu memiliki rahimContoh :